Ingin Mendaki Gunung Semeru? Siapkan Beberapa Hal Ini

Seperti halnya mendaki gunung-gunung yang lainnya, untuk mendaki ke gunung semeru, para pendaki harus mempersiapkan beberapa hal. Mendaki gunung semeru bukanlah sebuah piknik atau rekreasi yang bisa dilakukan secara mendadak.

Jika ingin berwisata ke suatu tempat, kita tinggal berangkat saja asalkan ada uang. Penginapan hotel tersedia, warung kuliner tersebar dimana-mana dan transportasi juga sangat banyak yang langsung membawa ke lokasi wisata.

Namun berbeda halnya dengan mendaki gunung semeru. Disana tidak ada hotel, tidak ada warung dan kita juga harus berjalan kaki selama beberapa hari untuk mencapai puncak mahameru. Oleh karena itu dibutuhkan kesiapan dan kematangan mental, karena tidak semua orang bisa mencapai ke ujung tertinggi puncak mahameru 3676 mdpl, puncak abadi para dewa.

 

Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Pendakian

Fisik

Fisik yang kuat dan prima merupakan salah satu hal penting untuk berpetualang menelusuri hutan belantara di gunung semeru. Kenapa harus memiliki fisik yang kuat?

Pendakian menuju puncak gunung semeru tidak bisa dilakukan dalam sehari. Standart pendakian dari start Desa Ranupane ke puncak mahameru 3676 mdpl dan kembali ke Ranupane membutuhkan waktu kurang lebih 3 hingga 4 hari. Dan itupun harus dilakukan dengan berjalan kaki naik turun punggungan pegunungan.

Di jalur ini tidak tersedia transportasi kendaraan bermotor karena jalur pendakian yang dilalui merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilewati dengan berjalan kaki. Oleh karena itu, sebaiknya persiapkan fisik yang kuat dengan latihan olahraga selama beberapa hari sebelum melakukan pendakian.

Peralatan

Apa sajakah peralatan pendakian yang harus dibawa selama pendakian? Berikut dibawah ini akan kami rinci secara singkat apa saja yang harus dipersiapkan.

  1. Peralatan Tim. Yaitu tas carier, tenda, alat masak lengkap dan logistik. Seperti yang sudah dijelaskan diawal, bahwa di gunung semeru itu tidak ada penginapan dan warung. Jadi kita harus mempersiapkan semuanya dari bawah sebagai bekal dalam perjalanan.
  2. Peralatan Pribadi. Yaitu pakaian pribadi, jaket, matras, sleeping bag, sepatu dan kaos kaki, sarung tangan, masker, senter/head lamp, jas hujan, obat-obatan pribadi

Semua peralatan yang disebutkan diatas merupakan peralatan wajib yang tidak boleh ketinggalan karena nantinya akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas di kantor Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Peralatan sekunder yang juga bisa membatu atau dibutuhkan selama pendakian antara lain gaiter, tongkat, webbing, dll.

Biaya

Setiap perjalanan rekreasi pasti membutuhkan biaya, begitu juga untuk mencapai puncak mahameru 3676 mdpl gunung semeru. Biaya yang dikeluarkan tersebut untuk keperluan membeli peralatan pendakian atau bisa juga menyewa di jasa rental outdoor. Selain itu juga untuk biaya transportasi jeep dan membayar tiket perijinan di kantor TNBTS. Info lengkap tentang estimasi biaya mendaki gunung semeru silahkan baca disini.

Mental

Ada pepatah “Fisik Boleh Hancur, Tapi Mental Harus Tetap Terjaga”. Ini kata-kata penyemangat bagi setiap petualang. Pada proses perjalanannya, setiap pendaki pasti mengalami keletihan yang sangat. Berjalan kaki selama beberapa hari menyusuri jalan menanjak dan menuruni jalur licin berakibat pada tenaga fisik yang berkurang. Fisik akan terasa lelah.

Banyak yang putus asa dan kembali pulang sebelum mencapai puncak mahameru. Hanya pendaki sejati yang akan menjadi pemenang. Tanamkan dalam diri Anda, bahwa anda pasti bisa. Mental yang kuat akan membawa anda menuju puncak tertinggi.

pos kalimati gunung semeru

 

Baca Juga : Paket Pendakian Gunung Semeru 4 Hari 3 Malam Dari Malang

Patuhi Aturan Yang Berlaku

Mengingat semakin hari para peminat yang ingin menikmati gunung semeru ini semakin ramai, maka Anda sebagai penikmat dan juga petualang sejati harus memperhatikan peraturan yang sudah ditetapkan oleh pihak pengelola.

Saat ini gunung semeru bukan hanya dinikmati oleh para petualang sejati, banyak juga para wisatawan gunung yang juga datang berkunjung. Banyak sampah yang berserakan di sekitar area jalur dan tempat camp.

Setidaknya, mulailah dari diri Anda sendiri. Jangan buang sampah selama pendakian. Simpan dulu didalam wadah plastik dan bawa pulang ke Desa Ranupane, karena disini sudah disedikan TPA untuk sampah para pendaki. JANGAN MENINGGALKAN SESUATU KECUALI JEJAK.

Share

Natural Sunrise Tour

Natural Sunrise Tour merupakan blog informasi tempat wisata terkenal di Indonesia, dengan harapan dapat memudahkan Anda untuk melakukan perjalanan wisata dan travelling ke berbagai pelosok di Indonesia. Kami juga menyediakan beberapa Paket Wisata Murah ke beberapa tempat wisata yang populer. Silahkan hubungi kami di 085 204 788 678 (SMS+Telp) dan 085 855 958 388 (WA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share